Artikel

Menghitung Baja Ringan

Menghitung Baja Ringan

Cara Menghitung Kebutuhan Bahan Baja Ringan 

Salam jumpa kembali dengan kami tim renovatap.com khususnya dengan saya pribadi Bonny Purnomo Hadi. Dalam artikel kali ini saya akan berbagi cerita dalam hal cara menghitung baja ringan. Ya betul, cara menghitung kebutuhan bahan baja ringan dengan bantuan Software baja ringan Quick Series 11.801.

Sekilas tentang software baja ringan Quick Series dahulu kita mengenalnya dengan nama BrisCad. Sebenarnya Software ini featured dasarnya mirip dengan AutoCad, hanya diberi Plugin analisa struktur oleh pengembangnya.

Saya pribadi mengenal software baja ringan Briscad tersebut pada akhir tahun 2007, hanya saat itu saya tidak pernah menggunakan software tersebut, saya adalah pengguna lama software Truss D&E. Saya baru mulai menggunakan Software baja ringan Quick Series atau Briscad ini setahun belakangan.

Perjalanan bisnis baja ringan dari tahun ke tahun semakin dinamis, saat ini tukang batu biasa berani juga pasang baja ringan. Pemilik rumah saat ini juga tidak kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan dari baja ringan. Baik membeli sacara sistem (borongan per meter persegi) atau membeli batangan (bahan) dan dipasang sendiri dengan mencari tukang pasang baja ringan tersebut. Dalam kondisi ini sering owner mengira-ngira dalam menghitung baja ringan

Dari pengalaman sayabertahun-tahun berkecimpung di dunia persilatan baja ringan. Ada banyak type konsumen baja ringan. Ada yang cowboy yang penting paling murah, ada juga yang detail terutama masalah safety dari sistem konstruksi atap baja ringan yang hendak dipasang. Ada juga yang cari dan nawar semurah-murahnya tapi kualitas dan safety mau yang prima, hehe.

Untuk menanggapi berbagai hal tersebut perkenankan saya membagikan cara menghitung baja ringan yang baik dan benar menggunakan Software baja ringan Quick Series 11.801. Saya akan mengambil sample dari salah satu konsumen rekanan yang terakhir saya kerjakan gambarnya.

atap baja ringan atap baja ringan1

gambar diatas adalah gambar perencanaan dari konsumen, baiknya untuk orang awan bisa menggunakan kertas milimeter block seperti yang terlampir diatas.

denah baja ringan

Setelah data primer didapat, artinya selain gambar perencanaan juga dilampirkan data penunjang seperti atap yang dipakai, kemiringan atap dan data-data penunjang lainnya, saya akan mulai mengerjakan di software baja ringan Quick Series. Diatas terlampir data dead load live load, wind load roof load dan data design summary lainnya.

Setelah denah kuda-kuda, rafter dan hip rafter selesai dibuat, secara automatis (dengan perintah tertentu dalam software baja ringan) akan keluar output  seluruh kuda-kuda ataupun rafter dari denah yang kita buat tersebut, tentunya dengan justifikasi tiap kuda-kuda apakah passed di analysis statusnya. Video diatas memperlihatkan sekilas mengenai hal tersebut.

kuda-kuda baja ringan2 atap baja ringan

atap baja ringan2atap baja ringan3

atap baja ringan4atap baja ringan

gambar diatas adala 6 dari 40 output gambar fabrikasi kuda-kuda, rafter, kuda-kuda valley maupun hip rafter. Gambar fabrikasi tersebut sebagai dasar untuk menghitung kebutuhan baja ringan maupun sebagai dasar pekerja mengerjakan pekerjaan atap baja ringan. Dalam 6 gambar diatas terlihat Analysis statusnya jauh dibawah 100% artinya aman.

Engineering Design Summary

 

Gambar diatas adalah output Engineering Design Summary Kuda-kuda N1. Bisa saja saya lampirkan puluhan Engineering Design Summary lainnya tetapi akan sangat banyak lampiran, saya hanya lampirkan sampling saja. Di pekerjaan Pemerintah maupun BUMN biasanya lampiran ini diminta untuk dasar work permit.

Sekian sekilas cerita mengenai cara menghitung baja ringan yang baik dan benar. Untuk diskusi dan konsultasi seputar bangunan khususnya konstruksi atap baja ringan bisa WA di 081388909846

 

3 thoughts on “Menghitung Baja Ringan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *